Sensor smart grid adalah node kecil dan ringan yang berfungsi sebagai stasiun deteksi di jaringan sensor. Sensor smart grid memungkinkan pemantauan jarak jauh peralatan seperti transformator dan saluran listrik dan pengelolaan sumber daya di sisi permintaan pada energi smart grid.

Jaringan smart grid
Jaringan smart grid

Sensor smart grid dapat digunakan untuk memantau kondisi cuaca dan suhu saluran listrik, yang kemudian dapat digunakan untuk menghitung daya dukung saluran. Proses ini disebut dynamic line rating dan memungkinkan perusahaan listrik untuk meningkatkan aliran daya dari saluran transmisi yang ada. Sensor smart grid juga dapat digunakan di dalam rumah dan bisnis untuk meningkatkan efisiensi energi.

Sensor smart grid memiliki empat bagian: transduser, microcomputer, transceiver, dan sumber daya. Transduser menghasilkan sinyal listrik berdasarkan fenomena seperti tegangan saluran listrik. Komputer mikro memproses dan menyimpan output sensor. Transceiver, yang dapat berupa kabel atau nirkabel, menerima perintah dari komputer pusat dan mentransmisikan data ke komputer itu. Daya untuk setiap sensor berasal dari utilitas listrik atau dari baterai.

Menurut NanoMarkets, perusahaan seperti GE, LG dan Whirlpool telah mengumumkan komitmen mereka untuk membangun peralatan rumah tangga yang diaktifkan dengan cerdas. Sensor smart grid akan menghubungkan peralatan ini dengan smart meter, memberikan visibilitas ke konsumsi daya real-time.

Perusahaan listrik dapat menggunakan informasi ini untuk mengembangkan penetapan harga waktu-nyata dan konsumen dapat menggunakan informasi tersebut untuk menurunkan konsumsi daya di masa puncaknya.

Lihat juga: pervasive computingadvanced metering infrastructureInternet refrigeratorintelligent power management

Tagged: